Content

 

ARTIKEL SELENGKAPNYA

Sukses! Gala Premier 25 hari di Eropa, Jakarta

2016-09-17 21:30:00 | Oleh : Windy Mahesa Putri
Rating Postingan :

Para pencinta film Pasti sudah tak asing lagi bukan jika kita mendengar kata "Film 25 hari di Eropa" , yaa ini adalah film ke 8 yang disutradarai oleh Aditya Gumay. Para pemain dari Film ini adalah Anggota Sanggar Ananda Kawula Muda loh dan Grup HiVi juga menjadi pemain di film ini. Film ini dapat terwujud awalnya dikarenakan undangan dari Kementrian Pemuda dan Olah Raga serta PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Belanda (Eidhoven dan Delft), Perancis (Lyon, Paris dan Nancy), Swiss (Geneva) serta German (Hamburg). 

 

 

Gala Premier 25 Hari di Eropa di laksanakan di XXI Epicentrum Walk, Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pada hari Selasa 22 November 2016, penayangan film di putar 2 kali yaitu pada jam 16.00  dan 19.00 . Dengan jumlah penonton sebanyak 1600 orang. Pak Anies Baswedan, Pak Adhiyaksa Dault, Pak Roy Suryo, Pak Isa Alamsyah, Ustadz ahmad, dan para pejabat lainnya turun hadir untuk menyaksikan film ini hingga selesai. 

 

 

“Mencintai Indonesia Tanpa Syarat” , Pak Anies Baswedan, selaku pencetus tagline tersebut, sangat gembira ketika pada akhirnya film ini siap ditayangkan. “Saya sangat senang sekali pada akhirnya film ini siap untuk ditonton oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya, kepada guritanews.com, saat menghadiri gala premier di Epicentrum, Selasa (22/11) petang.

 

“kita wajib menyampaikan kepada khalayak bahwa 25 Hari Di Eropa adalah sebuah karya besar anak negeri yang harus di apresiasi,”  tambahnya.

 

Ajakan Anies Baswedan kepada pelajar Indonesia tonton ’25 Hari Di Eropa’

 

 

Film ini menceritakan tentang petualangan para remaja Indonesia yang berhasil berangkat ke beberapa negara di Eropa berkat bakat-bakat yang dimilikinya, film ini sangat membangkitkan semangat Nasionalisme juga lebih mencintai aneka ragam seni dan budaya di Indonesia. Di film ini pula terlihat jelas para penonton di Negara Eropa, yang menonton beberapa tarian yang berasal dari Indonesia sangat terpukau akan Kayanya budaya di Indonesia. Untuk itu kita sebagai warga negara Indonesia harus lebih mencintai lagi budaya kita Indonesia tanpa syarat.

 

 

Film ini tidak beredar serempak di tanah air, tapi hanya diputar dengan syarat minimun peserta 200 orang dan setiap penayangannya akan dibarengi dengan workshop dengan tema yang berbeda-beda (film, seni peran, dan presenting).

Tag :

1 Poin 0 Komentar

Komentar



Belum ada komentar untuk posting ini.

Video

Loading...

Disponsori oleh :
funtravel.ico
funcom.ico
funedu.ico
funmob.ico
funpage.ico
funpay.ico
funshare.ico